Tampilkan postingan dengan label How To & Tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label How To & Tips. Tampilkan semua postingan

Cara Mudah Beli Sabun Dove Batangan Secara Online

Dove, sabun batangan, online
Dove Beauty Bar (batangan)


Belakangan ini cari sabun Dove Beauty Bar atau biasanya orang bilang Dove batangan, tapi susah sekali didapat. Pernah cek di banyak minimarket di Banjarbaru dan Martapura tapi nyatanya tidak ada jual (setidaknya tidak ada di rak tokonya). 

Loh, emang kenapa kok sampe nyari sabun Dove batangan segitunya? Karena ini sabun cocok untuk kulit sensitif dan alergi. Setidaknya di ibuku cocok (karena ada alergi jadi kulit sering kering dan kadang bercak merah). Itu juga atas rekomendasi dokter kulit untuk pake sabun yg lembut (he mentioned the name actually). Selain itu, harga juga cukup terjangkau dibanding sabun cair dengan merk yang sama.


Okay, back to the point. Karena gak ada pas saya cari, jadilah beli secara online. Dan langsung saja, di sini I would like to share pengalaman beli Dove Beauty Bar secara online melalui aplikasi Blibli. Sebelumnya, I need to make disclaimer ya ini bukan endorse or some sorts, it's just kongsi pengalaman saja and it's easy and worth to try. Apalagi karena stok Dove batangan ini memang bisa dibilang jarang sekali di pasaran.

Langkah pertama, buka aplikasi Blibli dan langsung aja cari di kolom search dan ketik "Dove Beauty Bar". Nanti akan keluar hasilnya. Klik tombol "Filter" dan scroll ke bawah, lihat "pengiriman" pilih "click & collect", klik "Apply / terapkan".

Dove, sabun batangan, online
Klik pilihan "Click & Collect" kemudian "Terapkan"


Nanti akan muncul hasilnya. Klik saja "lihat lebih detail", setelah itu akan muncul tampilan di bawah ini. Klik "Ambil di toko". 

Dove, sabun batangan, online
Klik "Ambil di toko"


Setelah itu akan keluar daftar Alfamart terdekat dari lokasi tempat tinggal. Di sana ada keterangan apakah stok masih tersedia atau sudah habis. Setelah dipilih, kita lakukan pembayaran. Saya pakai pembayaran menggunakan e-wallet karena lebih praktis. Setelah pembayaran selesai, akan ada notifikasi seperti di bawah, artinya barang sudah siap diambil di Alfamart yang kita pilih pada jam kerja. 

Dove, sabun batangan, online


Nanti tinggal ditunjukkan saja bukti pembayaran di hape kepada petugas Alfamart. And that's it. Mudah sekali kan?



Share:

Cara Membuat Selai Pala Dengan Mudah

pala, buah pala, selai pala, cara membuat selai pala
Buah pala bahan baku selai pala


Pala adalah salah satu jenis rempah-rempah yang sudah dikenal di Nusantara bahkan menjadi komoditas terpenting di awal penjajahan Belanda. 

Pala bisa dengan mudah ditemukan di Indonesia timur, mulai dari kepulauan Maluku seperti Banda Neira hingga Papua.

Di Kaimana sendiri ada sebagian masyarakatnya menanam pohon pala untuk dipanen dan diolah buahnya. Biasanya yang diprioritaskan adalah bagian biji dan "bunga", yakni selaput merah yang membungkus biji pala dan bunga itu adalah bagian paling mahal dari buah pala. Sedangkan daging buah diolah menjadi manisan pala dan selai pala. 

Selama tinggal di Kaimana, saya mendapatkan pengalaman menarik tentang mengolah daging buah pala menjadi selai. So, this is how it all was going.

1. Pertama kita petik dulu buah pala. Pilih yang sudah berwarna orange atau cokelat muda karena warna tersebut menandakan buah pala sudah cukup masak. Jangan memilih buah yang masih berwarna kuning karena akan terasa sangat asam. 

2. Setelah itu, kupas kulitnya, pisahkan biji dan bunganya dan iris dagingnya setebal 6 mm / setengah - satu sentimeter. 

3. Rendam dengan air garam selama kurang lebih semalaman untuk menghilangkan rasa asam dari dagingnya. Bisa juga menggunakan air laut. 

4. Setelah direndam, bilas kembali daging pala dengan air bersih, kemudian haluskan bisa menggunakan blender atau cobek seperti membuat sambal.

5. Setelah halus, masukkan pala halus ke dalam panci / wajan dan aduk dalam api sedang sampai mendidih dan mengental.

6. Terakhir adalah dengan menambahkan gula sesuai selera. Setelah mengental dan matang serta rasa pas, biarkan selai dingin. And the nutmeg jam is ready! :D

Share:

Daun Tiga Jari Dari Papua

Daun tiga jari, Papua, memperbesar, penis
Daun tiga jari dari Papua


Mungkin beberapa orang belum familiar dengan daun tiga jari. Tapi yang sudah pernah ke Papua setidaknya pernah mendengar ini atau bahkan pernah mencobanya. Daun tiga jari adalah daun yang dipercaya bisa memperbesar ukuran penis.

Is that so? 

Ya. Setidaknya itulah beberapa testimoni dari teman-teman yang pernah mencobanya. 

Terus bagaimana bisa? Well...Daun ini unik karena dalam satu tangkai terdapat 3 daun, that's why mungkin dinamakan daun tiga jari. Pernah coba jelasin ini dengan menerjemahkan namanya menjadi "three-finger". See? Bahkan versi bahasa Inggris daun ini aja terdengar vulgar. Haha. Daun yang biasa disebut juga dengan "daun bungkus" ini penggunaannya terbilang cukup mudah. Setidaknya ada 2 versi dari teman-teman yang pernah mencobanya. So here we go.

Version 1

  • Oleskan minyak kelapa ke penis.

  • Daun tiga jari cukup ditempelkan di situ dan diamkan selama ±2 menit. Atau sampai terasa hangat. Jangan terlalu lama ya karena bisa terasa panas membakar. Ini tergantung daunnya. Ada yang cepat bereaksi ada juga yang lumayan lambat. Tapi tidak sampai sepuluh menit untuk bereaksi.

  • Setelah itu, angkat. Daunnya ya, bukan penisnya. 
  • Olesi minyak kelapa lagi dan pijat-pijat. 

Kata teman, terlihat lebih besar. I'm not sure itu bertambah besar sekaligus panjang atau hanya besar karena pembengkakan. 

Version 2

  • Daun tiga jari di-blender untuk diambil sarinya. 
  • Oleskan yang sudah di-blender ke situ. Tutup dengan daun tiga jari (daun utuh).
  • Diamkan sebentar.
  • Setelah itu olesi minyak.

Ini mungkin seperti double shot kalau kita minum kopi. Dan sama, testimoninya stated that jadi lebih besar ukurannya. Oh iya, selama memakai daun ini tidak boleh pakai celana dalam, maybe to give it "some space" to grow.

Mungkin penggunaan daun tiga jari ini mirip seperti tissue magic (meskipun manfaatnya berbeda), tinggal oles-oles, diamkan dan tadaaaa! Ditambah minyak kelapa yang dibuat sendiri seakan memberi efek placebo bahwa ini akan bekerja maksimal. Namun, disarankan untuk think twice sebelum mencoba karena secara medis memang belum terbukti. I mean, penis jadi besar mungkin pembengkakan karena panas daun tiga jari tadi. Dan mungkin saja efek besar dan panjang itu hanya sementara. Dan bisa saja kalau tidak tahan panas, dan karena bagian penis itu sensitif, nanti jadinya terbakar atau luka. Kalau luka, ya kemungkinan besar bisa  infeksi. Tambah repot lagi. 

Jujur I never tried it karena ya I don't have any issue with size. I'm just fine. Tapi memang sih kalau habis memakai daun tiga jari, cara jalan teman-teman sedikit aneh. Seperti habis disunat. Jadi jalannya kayak sulit gitu. Sedikit ngangkang, seperti habis turun dari NM*X. Tidak wajar. Mungkin menahan rasa sakit ya. That's the price to pay, anyway. 

Jadi, apakah masih ingin mencoba? Atau ada yang sudah mencoba? Apa ada versi lain penggunaan daun tiga jari?




Share:

3 Yang Wajib Dibawa Saat Traveling Ke Luar Negeri

Kalau kita sedang traveling ke luar negeri pasti ada aja hal-hal yang bikin terkejut dan bisa-bisa repot karena kita tidak antisipasi. Nah, di sini akan dibahas tentang apa saja yang wajib dibawa saat traveling ke luar negeri. 

Uang US dollar cash

Mungkin ada yang menyanggah "Yaiyalah. Ke mana-mana harus bawa duit." Namun di sini kita fokus ke US dollar saja. Kenapa? Karena uang ini bisa dibilang diterima di banyak tempat di planet ini. "Kan bisa pakai kartu kredit? Kan ada ATM?" Ya. Mungkin pakai kartu kredit atau tinggal tarik tunai lebih praktis. Namun, tidak semua tempat yang dikunjungi ada akses ke mesin EDC atau ATM. 

Ada memang beberapa kartu keluaran bank-bank tertentu bisa melakukan tarik tunai di ATM mereka dengan real time exchange rate (nilai tukar mata uang pada saat itu juga) dengan mata uang lokal. Beberapa juga ada di Indonesia bank-nya. Kalau memang destinasi kita masih di perkotaan, ya dengan adanya fasilitas itu bisa saja kita meminimalisir penggunaan cash. Ada juga ATM dollar, tapi akan ada biaya penarikan. Seperti saat di Siem Reap, Kamboja, kalau kita melakukan penarikan akan dikenakan biaya US$5.00 sekali penarikan. Bayangkan kalau misal uang habis dan harus tarik tunai lagi. Lima dollar lagi. Kan lumayan lima dollar bisa buat tambahan beli makan atau naik bus atau buat beli souvenir, misalnya. 

Ada beberapa yang harus diperhatikan saat membawa US dollar cash. Pertama, usahakan jangan pecahan kecil seperti 1, 5. Usahakan pecahan 20, 50, 100 karena memiliki nilai tukar yang lebih tinggi. Di Vietnam dan Kamboja, US dollar masih diterima dalam transaksi. Jadi pecahan 1 dollar bisa dibuat beli saja karena kalau dibawa balik ke Indonesia juga nilai tukarnya lebih rendah. 

Kedua, usahakan jangan dicoret, dilipat, basah atau rusak ya uang US dollar-nya. Nanti takutnya tidak bisa digunakan untuk transaksi. Kalau misal kebetulan bertemu dengan orang US, dan ada uang dollar dengan kondisi seperti dicoret, bisa saja kita tukarkan ke mereka, karena uang itu masih bisa digunakan di negara asal. Ini juga berlaku untuk uang lokal negara yang sedang kita kunjungi ya, jangan dicoret-coret, dilipat, lusuh, belel atau robek. Intinya rawatlah baik-baik uangnya biar tidak ditolak di pasaran.

Tisu basah dan tisu kering

Saat traveling ke luar negeri, tisu wajib dibawa. Benda mungil ini sangat bermanfaat untuk kita tetap bersih dan fresh. Ada beberapa tempat yang toiletnya duduk dan tidak menyediakan semprotan atau bidet karena mereka menggunakan tisu untuk cebok. Nah, di sinilah peran BESAR tisu. Pasti beberapa merasa risih, tapi masing-masing negara melakukan "pendekatan yang berbeda dalam hal pertaian". Seperti di Manila, yang bahkan di tempat sebesar Mall of Asia, tisu saja harus beli dulu di mesin untuk bisa digunakan di toilet karena toilet umum tidak menyediakan tisu. Bayangkan! Pernah juga pengalaman saat di Hatyai, kawan shocked karena saat sudah selesai, ternyata tidak ada semprotannya. Jadilah kita operin tisu yang sudah dibasahi lewat bawah pintu toilet. Selain buat cebok, tisu juga digunakan untuk hal-hal basic lainnya seperti membersihkan muka dan tangan. Intinya, tisu harus selalu dibawa saat kita traveling ke luar negeri.

Universal travel adapter

universal adapter, traveling, luar negeri
Universal travel adapter

Colokan kita nyebutnya benda ini. Sedikit susah untuk menjelaskan. Seperti di gambar deh. Nah, masing-masing negara punya colokan berbeda-beda. Di Indonesia colokannya 2 lubang, di Filipina 2 lubang yang pipih, di Malaysia dan Singapore colokannya yang lubang 3. Benda ini sangat membantu karena kita bisa mendapatkan listrik saat dibutuhkan. Bayangkan kalau hape lowbat dan kita tidak bisa isi daya karena beda colokan. Bisa mati gaya. Pernah saat di Manila, aku harus keluar ke toko beli adapter karena di hotel semua persediaan sedang dipakai. Ribet kan? Dan, bahkan hotel-hotel di Batam, colokannya juga beda loh. Mungkin karena tamunya banyak yang dari negara tetangga kali ya. Kalau traveling ke luar negeri, benda ini wajib dibawa. 

Itu dia 3 hal yang wajib dibawa saat traveling ke luar negeri. Pastinya, jangan lupa bawa masker dan hand sanitizer saat traveling selama pandemic ini ya, biar bisa menikmati perjalanan dan meminimalisir penyebaran. Anyway, ada yang bisa menambahkan apa saja yang wajib dibawa saat traveling ke luar negeri?


Sumber gambar:

https://images.app.goo.gl/qR2mQZxgcunXogGM7


Share:

How To Burn Belly Fat

What's your New Year's Resolutions? Going to Bali or Lombok? Diving in Aceh's Sabang? Buying new gadget? Well, for me, the first and most urgent thing to do is to lose my belly fat. SERIOUSLY! I mean, OH MY GOODNESS this is a disaster! How could you just stare at the mirror and all you see is your tummy is getting bigger uncontrollably? 


This is what my tummy looks like now!

Well, here's the thing. Every time I look at my tummy, I feel like I'm not ready for heart attack anytime soon. I got so distressed. And every time I got myself in this kind of situation, I tend to eat more than I used to. Like, you know, disorder. The only possible thing to happen is I keep on eating, and more and there is apparently so hard for a way out of this belly fat mess. It's a satanic spiral.

So, earlier this year, I have to lose my belly fat in any possible way. Here are things I possibly do (fyi, I do not like any kind of sports or exercise actually):

1. Drink more water
Maybe it's a very simple thing to do but in this 21st Century people get used to drink anything soda or isotonic or anything sweet and tasty. But you know what, drinking plain water helps our metabolism. I mean, how water can fasten the burning of fat in our body. Most importantly, it helps us much when we're craving at night and we know we can eat for the shake of ... okay health. Well...

2. Do squats. 
I've got the tips in an article: "Stand with your feet 8-9 inches apart, extend your arms in front of you and squat your hips backward. Do four sets of 15 to 20 squats, working several minutes at a time." Hope it works.

3. Run Run Run!
This is exhausting. I will do it any way (not really running fast like professional sprinter in Olympics). Or okay, let's make it rational: WALK WALK WALK!

4. Sauna
I don't know whether this can burn the fat in my tummy instead of just get my body sweaty. But I like sauna anyway. Maybe I can do some improvisations in sauna room to burn more calories!

5. Eat Well and Heathy
Regardless of whatever exercise you've done as long as you eat garbage, your tummy will keep being a garbage can. Seriously. So I have to figure out the kind of food I CAN eat (I believe it's more difficult than kosher-non kosher diet), the size (portion), and the timing. 

6. Anything possible
Well,besides those things above, I will do anything else possible to say bye to my belly fat. I can swim now so I will do it every week to burn calories. And, one more thing, I will do Kayaking as I just LLLLLLOVE it. It keeps me healthy afterall so I will do it.

So, anybody can share some tips how to address this belly fat distress?

Share:

Mengatasi Rasa Bosan Di Tempat Kerja

Hoaaaaaaam...

Belum berapa jam kita masuk kantor kok bawaannya pengen tidur aja ya? Udah berasa mati bosan sampe ngantuk-ngantuk. Nah, ini nih yang bikin kerja kita mundur, regress, dan produktivitas menurun. Banyak sekali, mungkin nggak hanya saya saja yang merasakannya. Terlepas kita bekerja di bidang apa, di kantor mana, anything, yang namanya semangat positif itu harus tetap dijaga, kalau bisa semakin ditingkatkan. Harus lah!!!

Nah, sedikit curhat aja gimana sih ngatasin rasa bosan ketika lagi kerja? Well, let's just...start!

What is boredom actually?
Boredom (kebosanan) sendiri sebenarnya adalah rasa jenuh yang muncul akibat kita yang sudah sangat terbiasa dengan pekerjaan dan lingkungan kerja. Jadi, nggak ada yang namanya bosan kalau kita masih dalam masa adaptasi atau malah nggak cocok dengan lingkungan kerja kita. Rasa antusias or curiousity pada hal-hal yang baru (like it or not) akan memacu kita untuk berpikir, menganalisa dan bertindak sehingga tanpa kita sadari kita menikmatinya. As the time goes by, however, rutinitas (yang berawal dari curiousity, then being repeated again in the same way) seperti itulah yang nantinya membuat kita stuck. Why? Karena kita sudah nyaman dengan pekerjaan dan lingkungan kerja dan akhirnya bosan deh. 

Okay, I'm bored. Then what?
Karena sudah menjadi rutinitas, pekerjaan bisa diselesaikan dengan lebih cepat. Tapi, ada orang-orang yang cenderung meremehkan pekerjaan dengan bersikap "Ya udah, nanti saja. Gampang kan." And it's no good, at all. Instead of working on the daily things (or maybe one two new things), we are so busy console ourselves or whatever it is to avoid boredom. It's no good. 

First thing first: Priority!
Kita masuk office, hal pertama yang harus kita prioritaskan adalah pekerjaan. I mean, selama kita bisa selesaikan pekerjaan secepat mungkin kenapa harus dilama-lamain hanya karena kita bosan dan kita sudah terbiasa dengan pekerjaan itu? Padahal, semakin cepat pekerjaan selesai, semakin banyak waktu yang bisa kita manfaatkan untuk hal-hal lain. Misal, belajar bahasa (enhancing our linguistic skills for better communication with clients), baca dokumen-dokumen, atau mungkin sekedar browsing di internet. Terserah. Intinya, kita selesaikan pekerjaan dulu, baru miscellaneous. Who knows, ketika kerjaan sudah selesai ternyata ada hal-hal yang missing, ato mungkin ada masalah lain yang tidak diduga-duga. kalau pekerjaan sudah selesai, we can allocate time to those things possible. Bayangkan saja, kalau kita keep being under boredom, leave the works undone, then suddenly the problems come. Hello? Anyone here???!!! I NEED HELP! You gotta get soooooo panic and messed up, everything. And most importantly, you waste the time. The things undone. Much more problem then.

So?
Banyak hal yang bisa kita explore di manapun kita berada, dan tempat kerja bukan pengecualian. Keep positive, itu pasti. Mungkin dengan banyaknya waktu luang di office, kita bisa belajar skill yang lain dan meningkatkan skill kita yang sudah ada. Make it fast and take the rest!


Share: